Pasar Beringharjo

Wisata Belanja DI Yogyakarta Tutup 17:00

Pasar tradisional tertua dan terbesar di Yogyakarta, pusat belanja batik dan oleh-oleh di ujung selatan Jalan Malioboro.

Pasar Beringharjo adalah pasar tradisional tertua dan terbesar di Yogyakarta, telah menjadi pusat aktivitas ekonomi selama lebih dari 300 tahun sejak masa Sultan Hamengkubuwono I. Awalnya bernama Pasar Gedhe, nama “Beringharjo” resmi diberikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada 24 Maret 1929 — gabungan kata “bering” (beringin, karena area ini dulunya hutan beringin) dan “harjo” (kesejahteraan).

Terletak di ujung selatan Jalan Malioboro, berdekatan dengan Benteng Vredeburg, pasar ini terkenal sebagai pusat batik terbesar di Yogyakarta — mulai dari kain batik tulis dan cap, pakaian tradisional (kebaya, beskap, lurik), kerajinan tangan, hingga oleh-oleh khas seperti bakpia dan geplak. Bangunan pasar memadukan gaya arsitektur kolonial dan tradisional Jawa.

Pusat Batik Terbesar

Beragam motif khas Jogja: Ceplok, Kawung, Parang, dan Semen, dari kain hingga pakaian jadi.

Pasar Tertua di Yogyakarta

Beroperasi sejak era Sultan Hamengkubuwono I, lebih dari 300 tahun sejarah.

Kuliner Legendaris

Sate kere, soto, gudeg, dan jajanan tradisional tersedia di dalam dan sekitar pasar.

Sejarah

Awalnya bernama Pasar Gedhe, dibangun pada masa Sultan Hamengkubuwono I (abad ke-18). Nama “Beringharjo” resmi disematkan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada 24 Maret 1929.

Daya Tarik

Lantai 1 didominasi pedagang batik (kain hingga pakaian jadi), lantai atas dan los lain menjual pakaian tradisional, kerajinan tangan, jamu, hingga oleh-oleh khas Yogyakarta.

Keunikan

Bukan sekadar pasar belanja — juga situs sejarah dengan arsitektur kolonial-Jawa, bagian dari konsep tata kota tradisional Yogyakarta (catur gatra tunggal) bersama keraton, alun-alun, dan masjid.

Lokasi & Akses

📍 Kota Yogyakarta 🚗 15-20 menit jalan kaki dari Stasiun Tugu via Jalan Malioboro

Jl. Margo Mulyo No. 16 (ujung selatan Jl. Malioboro), Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

📍 Buka di Google Maps ↗

Cara Menuju Lokasi

Angkutan Umum
Berjalan kaki dari Stasiun Tugu via Jalan Malioboro, sekitar 1 km / 15-20 menit.
Motor
Tersedia area parkir di sekitar kawasan Malioboro.

Jam Operasional & Tiket

Estimasi Durasi Kunjungan

⏱️ 1-3 jam Sepanjang Tahun
HariJam BukaJam Tutup
Setiap Hari Hari ini 08:00 17:00
KategoriHarga
Masuk Pasar Gratis

Fasilitas & Aktivitas

Fasilitas

Pemandu Wisata (Guide)ToiletWarung Makan / Kuliner

Aktivitas

Belanja Oleh-olehFotografiWisata Kuliner Lokal
KeluargaPasanganSolo TravelerRombongan/Grup

🍜 Info Tambahan

🍜 Kuliner

Kuliner tradisional Jogja (gudeg, soto, sate kere, jajanan pasar)

Sate KereSoto Sapi/AyamBakpiaGeplak
🛍️ Belanja
Batik Tulis & CapKebaya & LurikKerajinan Perak KotagedeJamu Tradisional
💬 Bisa tawar-menawar

Kontak

Pengelola: Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta

Tips Berkunjung

  • Datang pagi hari saat barang dagangan masih lengkap dan suasana belum terlalu padat.
  • Budaya tawar-menawar umum di sini — jangan ragu menawar harga, terutama untuk batik dan kerajinan.
  • Siapkan uang tunai karena sebagian besar pedagang lebih menerima cash.

FAQ

Apakah bisa menawar harga di Pasar Beringharjo?

Bisa, tawar-menawar adalah bagian umum dari budaya berbelanja di pasar tradisional ini.

Apa yang paling khas dibeli di sini?

Batik (kain dan pakaian jadi), pakaian tradisional seperti kebaya dan lurik, serta oleh-oleh seperti bakpia dan geplak.

Informasi Tiket

Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.

Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *