Pantai pasir hitam ikonik di selatan Yogyakarta dengan ombak besar, gumuk pasir, dan legenda Nyi Roro Kidul.
Pantai Parangtritis terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, sekitar 27 km dari pusat Kota Yogyakarta. Pantai ini menghadap langsung ke Samudra Hindia, menghasilkan ombak besar dan arus bawah (undertow) yang kuat — sehingga berenang di sini sangat tidak disarankan.
Daya tarik utamanya adalah hamparan pasir hitam vulkanik, gumuk pasir (sand dunes) yang tergolong fenomena alam langka di Indonesia, panorama matahari terbenam yang dramatis, serta legenda Nyi Roro Kidul, penguasa Laut Selatan dalam kepercayaan Jawa. Setiap tahun, Keraton Yogyakarta menggelar upacara adat Labuhan di kawasan ini.
Gumuk Pasir
Fenomena alam langka berupa gundukan pasir, salah satu dari sedikit lokasi gumuk pasir di Indonesia.
Sunset Dramatis
Pasir hitam vulkanik berpadu ombak Samudra Hindia, jadi spot sunset favorit di Yogyakarta.
Legenda Nyi Roro Kidul
Mitos penguasa Laut Selatan yang masih dihormati lewat tradisi Labuhan Keraton Yogyakarta.
Sejarah
Nama “Parangtritis” berasal dari legenda lokal — konon seorang pertapa melihat tetesan air (tritis) yang mengalir dari celah batu karang (parang) di kawasan ini.
Daya Tarik
Pasir hitam vulkanik membentang luas, gumuk pasir di area sekitarnya, serta perbukitan hijau di sisi timur yang membatasi pemandangan pantai.
Keunikan
Memadukan keindahan alam dramatis dengan kedalaman budaya Jawa — termasuk tradisi Labuhan Keraton Yogyakarta dan mitos Nyi Roro Kidul yang masih hidup di masyarakat.
Lokasi & Akses
Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Cara Menuju Lokasi
Jam Operasional & Tiket
Estimasi Durasi Kunjungan
| Hari | Jam Buka | Jam Tutup |
|---|---|---|
| Setiap Hari Hari ini | 24 Jam | - |
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Tiket Masuk (termasuk asuransi) | Rp15.000 |
Biaya Tambahan
- Parkir Motor — Rp5.000
- Parkir Mobil — Rp10.000
- Sewa ATV — Rp75.000
Fasilitas & Aktivitas
Fasilitas
Aktivitas
🏖️ Info Pantai
Naik ATV / Bendi
Menyusuri gumuk pasir dan garis pantai dengan ATV atau kereta kuda (bendi).
Paralayang
Terbang dari bukit di tepi pantai, menikmati pemandangan laut dari udara.
Surfing
Ombak besar menjadikan lokasi ini area latihan dan kompetisi selancar sejak 2012.
Kontak
Pengelola: Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul
Tips Berkunjung
- ✅Jangan berenang — ombak besar dan arus bawah (undertow) sangat berbahaya.
- ✅Datang sore (16.00-18.00) untuk menikmati sunset terbaik.
- ✅Hormati kepercayaan lokal terkait larangan memakai pakaian hijau, meski tidak ada aturan resmi.
Dilarang berenang di laut karena ombak dan arus bawah berbahaya; hanya boleh bermain air di tepi yang sangat dangkal dengan pengawasan.
FAQ
Apakah boleh berenang di Pantai Parangtritis?
Tidak disarankan dan berbahaya — ombak besar dan arus bawah laut bisa menyeret perenang ke tengah laut.
Kapan waktu terbaik berkunjung?
Musim kemarau (April-Oktober), terutama sore hari menjelang sunset pukul 16.00-18.00.
Sumber Referensi
Destinasi Terdekat
Informasi Tiket
Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.
Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.