Candi Gatotkaca

📢Bantu kami menyempurnakan informasi tentang candi Gatotkaca dengan menjadi kontributor jelajahnegeri.com. Klaim destinasi wisata ini dan tambahkan gambar serta video anda
Candi & Situs Sejarah Jawa Tengah Tutup

Satu-satunya candi utuh dari lima candi Kelompok Gatotkaca, menunjukkan gaya lokal Dieng dengan relung tegas.

Candi Gatotkaca adalah satu-satunya candi yang masih berdiri dari lima candi yang membentuk Kelompok Gatotkaca di kompleks percandian Dieng — empat candi lainnya hanya menyisakan reruntuhan. Candi ini menunjukkan gaya lokal Dieng yang khas, ditandai dengan relung yang sangat tegas dan atap yang menyatu dengan bangunan, berbeda dari candi-candi Kelompok Arjuna.

Lokasinya terpisah dari Kelompok Arjuna, menjadikannya titik kunjungan tersendiri dalam rute jelajah kompleks Dieng. Keberadaannya yang masih kokoh di tengah reruntuhan empat candi lain menjadikan Candi Gatotkaca representasi penting evolusi akhir gaya arsitektur candi di dataran tinggi ini.

Satu-satunya yang Utuh

Dari lima candi Kelompok Gatotkaca, hanya candi ini yang masih berdiri utuh, empat lainnya tinggal reruntuhan.

Gaya Lokal Dieng

Relung sangat tegas dan atap menyatu dengan bangunan, mencerminkan gaya lokal khas Dieng.

Sejarah

Bagian dari pembangunan tahap kedua kompleks Dieng yang berlangsung hingga sekitar tahun 780 Masehi. Dari lima candi yang membentuk Kelompok Gatotkaca, hanya Candi Gatotkaca yang masih berdiri utuh hingga kini.

Daya Tarik

Relung yang sangat tegas dan atap yang menyatu dengan bangunan menjadi ciri visual khas yang membedakannya dari candi-candi Kelompok Arjuna.

Keunikan

Representasi gaya lokal Dieng yang matang, berbeda dari pengaruh India yang lebih kentara pada Kelompok Arjuna.

Lokasi & Akses

📍 Wonosobo 🚗 3-3,5 jam dari pusat Kota Yogyakarta (±105 km)

Kompleks Candi Gatotkaca, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah

📍 Buka di Google Maps ↗

Cara Menuju Lokasi

Mobil Pribadi
Terpisah dari Kelompok Arjuna, masih dalam kawasan Dieng Kulon, dapat dijangkau dengan jalan kaki singkat atau kendaraan.

Jam Operasional & Tiket

Estimasi Durasi Kunjungan

⏱️ 20-30 menit Musim Kemarau
HariJam BukaJam Tutup
Setiap Hari Hari ini 06:00 17:00
KategoriHarga
Tiket Terpadu Kawasan Dieng Rp20.000

Biaya Tambahan

  • Parkir Motor — Rp5.000

Fasilitas & Aktivitas

Fasilitas

Toilet

Aktivitas

belajar sejarah
Keluarga 🧒 Ramah Anak

🏛️ Cagar Budaya & Sejarah

Tahun Dibangun
sekitar tahun 780 Masehi (tahap kedua)
Era / Periode
diduga Wangsa Sanjaya, Kerajaan Medang

Informasi Tiket

Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.

Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *