Candi Sukuh

📢Bantu kami menyempurnakan informasi tentang candi Sukuh dengan menjadi kontributor jelajahnegeri.com. Klaim destinasi wisata ini dan tambahkan gambar serta video anda
Candi & Situs Sejarah Kawasan & Bangunan Heritage Wisata Budaya & Sejarah Jawa Tengah Tutup 16:00

Candi Hindu berbentuk piramida unik mirip peninggalan Maya-Inca, peninggalan akhir Kerajaan Majapahit di lereng Gunung Lawu.

Candi Sukuh terletak di Dusun Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, pada ketinggian 910 meter di atas permukaan laut. Candi Hindu ini diperkirakan dibangun pada akhir abad ke-15 Masehi, masa pemerintahan Ratu Suhita dari Kerajaan Majapahit, dan pertama kali dikumpulkan datanya oleh Johnson pada tahun 1815.

Keunikan utama Candi Sukuh adalah bentuk bangunannya yang menyimpang dari ketentuan kitab Wastu Widya — berbentuk trapesium menyerupai piramida, mengingatkan pada peninggalan budaya Maya di Meksiko dan Inca di Peru, bukan bujur sangkar konvensional candi Hindu pada umumnya. Penyimpangan ini diduga terjadi karena dibangun pada masa memudarnya pengaruh Hindu di Jawa, sehingga elemen budaya megalitikum pra-Hindu kembali muncul. Candi ini juga terkenal dengan relief eksplisit terkait simbol kesuburan dan kisah Sudamala yang menjadi dasar ritual ruwatan.

Bentuk Piramida Trapesium

Bangunan utama berbentuk trapesium menyerupai piramida, menyimpang dari ketentuan candi Hindu konvensional yang bujur sangkar.

Relief Kisah Sudamala

Relief yang menggambarkan kisah Sudamala, dasar dari ritual ruwatan yang masih populer dalam tradisi Jawa.

Ketinggian 910 mdpl

Berlokasi di lereng Gunung Lawu dengan udara sejuk dan pemandangan perbukitan sekitar.

Sejarah

Diperkirakan dibangun sekitar tahun 1429-1446 pada masa pemerintahan Ratu Suhita dari Kerajaan Majapahit. Bentuknya yang menyimpang dari kitab Wastu Widya diduga terkait dengan memudarnya pengaruh Hinduisme di Jawa, yang menghidupkan kembali unsur budaya megalitikum pra-Hindu.

Daya Tarik

Bangunan utama berbentuk trapesium dengan luas dasar 15 meter persegi dan tinggi 6 meter, dilengkapi tangga sempit dan curam di sisi barat menuju atap.

Keunikan

Satu-satunya candi di Indonesia dengan bentuk piramida yang menyerupai peninggalan budaya Maya dan Inca, sangat berbeda dari candi Hindu-Buddha Jawa pada umumnya.

Lokasi & Akses

📍 Karanganyar 🚗 2,5-3 jam dari pusat Kota Yogyakarta (±105 km, via Solo-Karanganyar)

Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah

📍 Buka di Google Maps ↗

Cara Menuju Lokasi

Mobil Pribadi
Rute Solo - Karanganyar - Ngargoyoso, jalan menanjak khas lereng Gunung Lawu.

Jam Operasional & Tiket

Estimasi Durasi Kunjungan

⏱️ 1-1,5 jam Musim Kemarau
HariJam BukaJam Tutup
Setiap Hari Hari ini 08:00 16:00
KategoriHarga
Tiket Masuk Rp10.000

Biaya Tambahan

  • Parkir Motor — Rp2.000
  • Parkir Mobil — Rp5.000

Fasilitas & Aktivitas

Fasilitas

ToiletArea ParkirSpot Foto

Aktivitas

Belajar budayabelajar sejarah
Keluarga 🧒 Ramah Anak

🏛️ Cagar Budaya & Sejarah

Tahun Dibangun
akhir abad ke-15 Masehi (sekitar 1429-1446)
Era / Periode
Kerajaan Majapahit (masa Ratu Suhita)

Tips Berkunjung

  • Karena beberapa relief candi cukup eksplisit (simbol kesuburan), sebaiknya beri konteks edukasi yang tepat jika berkunjung bersama anak-anak.
  • Gabungkan kunjungan dengan Candi Kethek yang hanya berjarak sekitar 500 meter.

Informasi Tiket

Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.

Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *