Sentra durian Menoreh dari pohon ratusan tahun di Kalibawang, Kulon Progo.
Agro Durian Banjaroya berlokasi di Kalurahan Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Kawasan ini terkenal sebagai sentra durian Menoreh, dengan sebagian pohon durian yang sudah berusia ratusan tahun.
Saat memasuki musim durian, wisatawan dapat menemukan berbagai varian durian, termasuk durian Menoreh yang menjadi unggulan khas desa ini. Festival Durian Menoreh Kuning juga sering digelar untuk merayakan musim panen raya.
Durian Menoreh Khas Desa
Varian durian unggulan dari pohon-pohon tua yang sudah berusia ratusan tahun.
Festival Durian Menoreh Kuning
Perayaan musim panen raya durian yang menarik banyak pengunjung.
Pohon Durian Tua Bersejarah
Sebagian pohon durian di kawasan ini sudah berusia ratusan tahun.
Sejarah
Agro durian Banjaroya berakar dari tradisi panjang masyarakat Desa Banjaroya (Kalurahan Banjaroyo), Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, DIY, yang sejak lama menjadikan durian sebagai tanaman pekarangan dan kemudian dikembangkan menjadi sentra agrowisata berbasis varietas unggul nasional Durian Menoreh.[jogjabenih.jogjaprov.go][merdeka][jogya]
Asal-usul dan varietas unggul
- Durian Menoreh adalah varietas asli Banjaroya yang kemudian ditetapkan sebagai varietas unggul nasional.[jogjabenih.jogjaprov.go]
- Ada dua varietas utama: Durian Menoreh Kuning dan Durian Menoreh Jambon (juga disebut jingga/merah muda pada sebagian sumber).[jogjabenih.jogjaprov.go][merdeka]
- Pada 8 Mei 2007, Menteri Pertanian RI menerbitkan SK No. 316/317/Kpts/SR.120/5/2007 yang mengakui Durian Menoreh Kuning sebagai durian berkualitas nomor satu di Indonesia.[jogjabenih.jogjaprov.go][merdeka]
Peran kunci pelestari lokal (Mbah Gito)
Salah satu tokoh penting dalam sejarah agro durian Banjaroya adalah Petrus Sugito (Mbah Gito), pelestari durian lokal.[merdeka]
- Pada 1986, setelah mendengar dari penjual di Yogyakarta bahwa durian paling enak berasal dari Banjaroya, ia mulai berburu dan menyeleksi durian terbaik di berbagai wilayah Kulon Progo (Samigaluh, Kokap, Pengasih, Nanggulan, Kalibawang).[merdeka]
- Dengan mengandalkan indera pengecap dan penciuman, ia menemukan tiga sumber durian Menoreh terbaik di Banjaroya: Potronalan, Promasan, dan Slanden.[merdeka]
- Hasil seleksi dan pengembangannya kemudian diteliti Pemkab Kulon Progo pada 2000-an dan diusulkan sebagai varietas unggul nasional, yang puncaknya mendapat SK Menteri Pertanian pada 2007.[merdeka]
Dari kebun warga ke sentra agrowisata
Seiring waktu, durian di Banjaroya berkembang dari tanaman pekarangan menjadi kebun terkelola dan destinasi wisata:
- Masyarakat di berbagai padukuhan (Banjaran, Protonalan/ Potronalan, Pantog Kulon, Pranan, Kajoran, Promasan, Tonogoro) memiliki pohon durian, dengan total ribuan pohon di wilayah ini.[merdeka][jogya]
- Di Embung Tonogoro (perbukitan Menoreh, wilayah Banjaroya), tercatat sekitar 3.000 pohon durian di lahan ±20 hektare yang dikelola Kelompok Tani Sido Maju.[detik]
- Beberapa sumber menyebut total pohon durian di Banjaroya mencapai lebih 10.000 pohon, tersebar di empat dusun termasuk di pekarangan warga.[jogya]
Embung Banjaroya dan pengembangan agro-eduwisata
Infrastruktur penting yang mendorong agro durian Banjaroya adalah Embung (waduk kecil) Banjaroya:
- Embung dibangun pada 2013–2014 dan diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 2 Februari 2014.[niagatour]
- Fungsinya awalnya untuk menampung air hujan, mencegah longsor, dan mengairi kebun durian di sekitarnya (mampu mengairi hingga ±30 hektare kebun durian).[niagatour]
- Embung kemudian dikembangkan menjadi agrowisata durian, dilengkapi ikon patung durian raksasa dan menjadi lokasi festival durian saat musim panen.[niagatour]
Festival dan program penguatan brand
Agro durian Banjaroya juga diperkuat lewat event dan program:
- Festival Durian Menoreh rutin diselenggarakan sejak 2011 (awalnya bernama Festival Durian Banjaroya).[desawisatabanjaroya][desawisatabanjaroya]
- Event “Heboh Buah Kulon Progo” pertama kali digelar di Embung Tonogoro, Banjaroya, pada 2020, dan terus berlanjut sebagai promosi komoditas buah unggulan.[desawisatabanjaroya]
- Pada 2023, diluncurkan Kampung Durian Pranan sebagai program rintisan yang fokus pada padukuhan penghasil durian terbaik (Pranan memiliki >2.000 pohon, sebagian berusia puluhan hingga ratusan tahun) serta pengembangan olahan turunan seperti dodol dan jenang durian.[desawisatabanjaroya]
Musim panen dan daya tarik wisata
- Musim durian di Banjaroya umumnya Oktober–Februari, dengan puncak panen sering terjadi pada Desember–Januari.[merdeka][jogya]
- Ribuan wisatawan datang ke Banjaroya (terutama Embung Tonogoro dan area Embung Banjaroya) untuk berburu durian premium, menikmati panorama perbukitan Menoreh, dan mengikuti festival durian.[jogya][detik][niagatour
Daya Tarik
Daya tarik utama agro durian Banjaroya terletak pada kombinasi durian varietas unggul (Menoreh Kuning & Jambon), pengalaman langsung di kebun, dan landscape perbukitan Menoreh yang mendukung wisata kuliner, edukasi, dan fotografi.[tempo][jogjabenih.jogjaprov.go][travel.kompas]
1) Berburu & mencicip durian langsung dari kebun
- Wisatawan bisa berburu durian Menoreh di kebun warga dan di sentra seperti Kampung Durian Pranan serta area Embung Tonogoro.[jogjabenih.jogjaprov.go][merdeka]
- Pengunjung diajak mencicip durian segar dan memilih buah sesuai selera, termasuk varian Kuning dan Jambon yang menjadi ciri khas Banjaroya.[tempo][jogjabenih.jogjaprov.go]
- Ada juga aktivitas belajar budidaya durian bersama petani lokal, sehingga pengalaman wisata terasa lebih edukatif.[jogjabenih.jogjaprov.go]
2) Festival dan even tahunan
- Festival Durian Menoreh/Festival Durian Banjaroya rutin digelar sejak 2011 setiap musim panen, menjadi magnet utama wisatawan.[tempo][tourdejogja]
- Even “Heboh Buah Kulon Progo” (di Tonogoro/Banjaroya) menampilkan durian segar plus olahan (dodol, jenang, dll.) dan sering mengundang pengunjung dari luar kota.[tourdejogja]
- Festival biasanya dimeriahkan pertunjukan lokal, lomba, dan stan kuliner, sehingga menarik keluarga dan komunitas pencinta durian.[merdeka][tourdejogja]
3) Pemandangan alam dan spot ikonik
- Dari Embung Banjaroya dan Embung Tonogoro, pengunjung dapat menikmati pemandangan Perbukitan Menoreh; saat cuaca cerah bahkan terlihat Gunung Merapi dan Merbabu.[tempo][travel.kompas]
- Ikon patung durian raksasa di pintu masuk Embung Banjaroya menjadi spot foto wajib yang memperkuat identitas wisata durian.[tempo]
- Area kebun durian yang hijau, gardu pandang, dan jalan lingkar waduk menambah daya tarik visual untuk konten media sosial.[travel.kompas][jadesta.kemenparekraf.go]
4) Fasilitas pendukung yang makin lengkap
Beberapa fasilitas yang sudah tersedia di kawasan agrowisata Banjaroya (terutama Embung Banjaroya dan Tonogoro):
- Area parkir, gazebo, tempat duduk, warung makan lokal, kamar mandi umum, mushola.[travel.kompas][jadesta.kemenparekraf.go]
- Spot foto alami dan gardu pandang untuk menikmati panorama.[travel.kompas][jadesta.kemenparekraf.go]
- Kios/jualan durian dan produk olahan saat musim panen.[tourdejogja][jadesta.kemenparekraf.go]
5) Musim terbaik berkunjung
- Musim durian umumnya Oktober–Februari, dengan puncak ramai pada Desember–Januari; beberapa atraksi berburu durian di Pranan bisa ramai hingga Maret.[jogjabenih.jogjaprov.go]
- Jika ingin pengalaman paling lengkap (panen raya + festival), waktu ideal adalah saat puncak musim durian dan saat event festival berlangsung.[tempo][tourdejogja]
6) Nilai unik yang membedakan
- Durian Menoreh Banjaroya bukan sekadar komoditas, melainkan varietas unggul nasional dengan sejarah seleksi panjang (Mbah Gito) dan SK Menteri Pertanian 2007.
- Konsep “kampung durian” (Pranan) yang seluruh warganya petani/pedagang durian menciptakan atmosfer autentik dan cerita kuat untuk branding wisata.[merdeka]
- Integrasi dengan Desa Wisata Banjaroya memungkinkan paket wisata lebih variatif (kebun durian, embung, wisata budaya, dan kuliner).[jogjabenih.jogjaprov.go][desawisatabanjaroya]
Keunikan
Keunikan agro durian Banjaroya tidak hanya pada rasa durian, tetapi pada perpaduan varietas bersertifikat, kampung durian “asli”, pohon berusia ratusan tahun, dan ekosistem wisata berbasis masyarakat yang menjadikannya berbeda dari sekadar kebun buah biasa.[jadesta.kemenpar.go][jogjabenih.jogjaprov.go][yogyakarta.kompas]
1) Varietas unggul nasional dengan karakter khusus
Banjaroya memiliki dua varietas durian yang sudah disertifikasi Menteri Pertanian sebagai varietas unggul nasional:
- Durian Menoreh Kuning (SK Mentan No. 317/Kpts/SR.120/5/2007)
- Durian Menoreh Jambon (SK Mentan No. 316/Kpts/SR.120/5/2007)[yogyakarta.kompas]
Karakter uniknya:
- Daging tebal, warna kuning mentega, tekstur lembut, kesat, tidak berair, dan berselaput.[yogyakarta.kompas][merdeka]
- Rasa manis legit dengan aroma harum menyengat; biji relatif kecil dibanding daging.[merdeka]
- Kulit buah coklat muda kekuningan, duri kecil rapat, dan ketebalan kulit 10–14 mm.[merdeka]
Pada 2023, Banjaroya juga memperkenalkan dua varietas lokal baru: “Durian Kepranan” dan “Durian Kantik”, yang direncanakan disertifikasi lanjutan.[kawasanmenoreh.blogspot]
2) Kampung Durian Pranan: dusun yang “hidup dari durian”
Keunikan sosial-ekonomi yang jarang ditemui:
- Mayoritas warga Dusun Pranan berprofesi sebagai petani atau pedagang durian; saat panen raya, mereka berjualan di teras rumah hingga dijuluki “Kampung Durian”.[jadesta.kemenpar.go][medium]
- Pranan menjadi salah satu pusat durian lokal di Banjaroya; banyak pedagang dari luar mengambil buah dari sini untuk dijual ke berbagai kota.[medium]
- Suasana kampung yang penuh kios durian, aktivitas sortasi, dan tawar-menawar langsung dengan petani menciptakan pengalaman wisata kuliner yang autentik.[medium][pertanian.kulonprogokab.go]
3) Pohon durian berusia ratusan tahun yang masih berbuah
Aspek historis-botanis yang menjadi nilai unik:
- Di Pranan terdapat pohon durian berusia lebih dari 100 tahun (bahkan disebut “ratusan tahun” di beberapa sumber) yang masih produktif.[jogjabenih.jogjaprov.go]
- Durian dari pohon tua ini dikenal sebagai “Durian Kepranan”, dengan daging tebal, warna kuning, tidak benyek, manis legit, dan lembut.[jogjabenih.jogjaprov.go]
- Keberadaan pohon tua ini memperkuat narasi bahwa durian di Banjaroya bukan tanaman baru, melainkan warisan leluhur yang terus dipelihara.[jogjabenih.jogjaprov.go][yogyakarta.kompas]
4) Ekosistem agrowisata berbasis masyarakat (community-based)
Banjaroya mengembangkan agro durian sebagai bagian dari Desa Wisata Banjaroya (Dewabara) yang dikelola berbasis masyarakat:
- Aktivitas wisata terintegrasi: berburu durian, mencicip di kebun, menikmati panorama embung, dan mengikuti festival.[jadesta.kemenpar.go][kompas]
- Ada paket wisata budaya dan edukasi, termasuk belajar budidaya durian bersama petani lokal.[jadesta.kemenpar.go]
- Keberadaan atraksi lain di sekitar (Gua Maria Sendangsono, Ancol Kalibawang, Makam Kyai Krapyak Tsani, dll.) membuat durian menjadi salah satu pilar dalam paket wisata yang lebih luas.[kompas]
5) Integrasi dengan lanskap Perbukitan Menoreh
Keunikan geografis yang memperkuat pengalaman:
- Kebun durian berada di lereng Perbukitan Menoreh, sehingga pengunjung menikmati durian sambil melihat hamparan bukit dan (saat cerah) siluet Merapi–Merbabu.[kabarjogja.rbtvjogja]
- Embung Banjaroya dan Embung Tonogoro menjadi “jantung” agrowisata, menghubungkan fungsi irigasi kebun durian dengan wisata pemandangan dan festival.
6) Narasi sejarah dan pelestarian lokal
Cerita di balik agro durian ini juga menjadi keunikan branding:
- Peran Mbah Gito (Petrus Sugito) sebagai pelestari yang menyeleksi durian terbaik sejak 1986, lalu mendorong pengakuan varietas unggul nasional.
- Durian Menoreh dipercaya sudah ada di sekitar Banjaroya sejak ribuan tahun lalu menurut profil desa wisata, memperkuat kesan “tanah asal durian unggul”.[jadesta.kemenpar.go]
- Proses dari kebun warga → seleksi → pengakuan nasional → festival → kampung durian menciptakan alur cerita yang kuat untuk konten promosi dan edukasi.[yogyakarta.kompas][kawasanmenoreh.blogspot]
Lokasi & Akses
Kalurahan Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Cara Menuju Lokasi
Jam Operasional & Tiket
Estimasi Durasi Kunjungan
| Hari | Jam Buka | Jam Tutup |
|---|---|---|
| Setiap Hari Hari ini | 08:00 | 17:00 |
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Tiket Masuk Kawasan | Gratis |
Biaya Tambahan
- Durian Menoreh per buah — perlu verifikasi harga musiman ke pengelola
- Parkir Motor — Rp2.000
- Parkir Mobil — Rp5.000
Fasilitas & Aktivitas
Fasilitas
Aktivitas
🌱 Profil Desa Wisata
Aktivitas Khusus
Berburu Durian Menoreh
Menikmati durian segar langsung dari kebun saat musim panen.
Mengunjungi Pohon Durian Tua
Melihat pohon durian berusia ratusan tahun yang menjadi ciri khas desa.
Mengikuti Festival Durian
Merayakan musim panen raya bersama warga dalam Festival Durian Menoreh Kuning.
Tips Berkunjung
- ✅Cek jadwal musim durian dan Festival Durian Menoreh sebelum berkunjung.
- ✅Beli durian langsung dari petani untuk harga yang lebih bersahabat.
- ✅Datang pagi hari saat durian segar baru jatuh dari pohon.
FAQ
Apa yang membuat durian Menoreh berbeda dari durian lain?
Durian Menoreh dikenal berasal dari pohon-pohon tua berusia ratusan tahun dengan cita rasa khas yang menjadi kebanggaan warga Kalibawang.
Kapan musim durian biasanya berlangsung?
Bervariasi tergantung cuaca tahunan, sebaiknya cek informasi terbaru menjelang musim panen.
Sumber Referensi
Destinasi Terdekat
Informasi Tiket
Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.
Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.