Desa wisata di lembah perbukitan Menoreh, Kulon Progo, yang mengangkat kisah harmoni antar-umat beragama serta jejak sejarah misionaris Katolik sejak awal abad
Kompleks Cagar Budaya Misionaris
Gereja, rumah sakit, dan bekas pabrik tenun peninggalan Rama J.B. Prennthaler S.J. sejak 1920, masih berdiri dan berfungsi.
Live In Religi & Napak Tilas Sejarah
Paket wisata bertema religi Katolik serta napak tilas markas pertahanan era Agresi Belanda II.
Kuliner Khas Jolali Jali
Olahan khas dari jagung jali, salah satu penanda kuliner lokal desa.
Video
Sejarah
Sejarah Desa Wisata Banjarasri tidak dapat dipisahkan dari peran misionaris asal Austria, Rama J.B. Prennthaler, S.J., yang mulai berkarya di wilayah Boro pada sekitar tahun 1920. Melalui pelayanannya, beliau mendirikan Gereja Santa Theresia Lisieux Boro sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan masyarakat. Kontribusinya kemudian berkembang ke bidang kesehatan dengan berdirinya Rumah Sakit Santo Yusuf Boro, yang pada masa Agresi Militer Belanda II turut dimanfaatkan sebagai bagian dari sistem pertahanan pasukan di bawah pimpinan A.H. Nasution. Perkembangan kawasan ini berlanjut pada tahun 1938 dengan berdirinya Rumah Biara Bruder FIC, yang mengelola berbagai kegiatan sosial seperti pendidikan, panti asuhan, hingga industri tenun dan pembuatan sabun untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Desa Wisata Banjarasri yang berlokasi di Kecamatan Kalibawang, juga dikenal sebagai titik mulai aktivitas rafting Sungai Progo. Menyusuri aliran Sungai Progo yang menantang, pengunjung dapat merasakan sensasi seru dan adrenalin yang memacu semangat sembari menikmati keindahan tebing-tebing yang mengelilingi sungai.
Sungai Progo dikenal dengan arusnya yang cukup deras dan berliku, menjadikannya tempat yang tepat bagi pecinta olahraga air arung jeram, dengan pemandu profesional yang memastikan keselamatan peserta sepanjang perjalanan.
Daya Tarik
Bangunan-bangunan cagar budaya peninggalan era misionaris (gereja, rumah sakit, bekas pabrik tenun) masih terawat dan sebagian tetap beroperasi, memberi pengalaman menyusuri suasana desa tempo dulu yang jarang ditemui di desa wisata lain.
Keunikan
Harmoni antar-umat beragama menjadi identitas utama: meski mayoritas warga Katolik, kesenian Sloka — salawatan khas Islam yang digubah menjadi puji-pujian Katolik dengan iringan gamelan — menjadi simbol toleransi khas desa ini.
Lokasi & Akses
Boro, Banjarasri, Kec. Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55672
Cara Menuju Lokasi
Jam Operasional & Tiket
Estimasi Durasi Kunjungan
| Hari | Jam Buka | Jam Tutup |
|---|---|---|
| Setiap Hari Hari ini | 09:00 | 17:00 |
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Tidak ditemukan tiket masuk umum — desa wisata ini beroperasi lewat skema paket wisata & atraksi berbayar per aktivitas (lihat bagian Paket Wisata). | Rp0 |
Fasilitas & Aktivitas
Fasilitas
Aktivitas
🌱 Profil Desa Wisata
Paket Wisata
River Tubing (Susur sungai dengan ban)
Produk UMKM
Handuk Tenun ATBM
Gelang Jali
Udin Topeng
Sertifikasi & Penghargaan
Tips Berkunjung
- ✅Pastikan memesan paket rafting melalui operator resmi yang menyediakan perlengkapan keselamatan lengkap.
- ✅Hindari rafting saat debit air sangat tinggi pasca hujan lebat.
Destinasi Terkait
Sumber Referensi
Destinasi Terdekat
Informasi Tiket
Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.
Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.