Candi Cetho

📢Bantu kami menyempurnakan informasi tentang candi Cetho dengan menjadi kontributor jelajahnegeri.com. Klaim destinasi wisata ini dan tambahkan gambar serta video anda
Candi & Situs Sejarah Kawasan & Bangunan Heritage Wisata Budaya & Sejarah Jawa Tengah Tutup 17:00

Candi punden berundak di lereng Gunung Lawu, salah satu candi tertinggi di Indonesia, masih aktif untuk peribadatan Hindu dan Kejawen.

Candi Cetho terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, di lereng Gunung Lawu pada ketinggian sekitar 1.400-1.496 meter di atas permukaan laut — menjadikannya salah satu candi tertinggi di Indonesia. Dibangun pada akhir era Kerajaan Majapahit sekitar tahun 1451-1470 Masehi, candi ini didirikan untuk tujuan ‘ruwatan’, upaya penyelamatan dari malapetaka di tengah kekacauan sosial-politik Majapahit yang sedang runtuh.

Nama ‘Cetho’ berarti ‘jelas’ dalam bahasa Jawa, merujuk pada pemandangan luas yang dapat dilihat dari dusun ini ke berbagai penjuru — Kota Solo dan Gunung Merbabu-Merapi di utara, perbukitan hijau di timur-barat, serta punggung Gunung Lawu di selatan. Kompleks ini terdiri dari struktur berteras berundak yang mirip dengan Candi Sukuh, dan hingga kini masih digunakan penduduk Hindu setempat dan penganut Kejawen untuk pemujaan.

Punden Berundak

Struktur teras berundak dari barat (terendah) ke timur (tertinggi), kini tersisa sembilan dari awalnya 14 teras.

Masih Aktif untuk Ibadah

Hingga kini digunakan masyarakat Hindu dan penganut Kejawen sekitar untuk pemujaan dan meditasi.

Panorama 1.400 mdpl

Pemandangan Kota Solo, Gunung Merbabu, Merapi, dan kebun teh dari ketinggian candi tertinggi di Indonesia.

Sejarah

Dibangun sekitar tahun 1451-1470 M pada masa akhir Kerajaan Majapahit untuk tujuan ruwatan — upaya penyelamatan dari malapetaka di tengah kekacauan sosial-politik menjelang keruntuhan Majapahit. Pemugaran akhir 1970-an oleh Sudjono Humardani, asisten pribadi Presiden Soeharto, banyak dikritik arkeolog karena mengubah struktur asli tanpa studi mendalam.

Daya Tarik

Sebelas teras berundak dengan relief kisah Sudamala, arca Sabdapalon dan Nayagenggong, serta simbol lingga-yoni dan kura-kura raksasa lambang penciptaan.

Keunikan

Salah satu candi tertinggi di Indonesia yang fungsinya tetap aktif sebagai tempat ibadah Hindu dan Kejawen, bukan sekadar peninggalan arkeologis pasif.

Lokasi & Akses

📍 Karanganyar 🚗 2,5-3 jam dari pusat Kota Yogyakarta (±110 km, via Solo-Karanganyar)

Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah

📍 Buka di Google Maps ↗

Cara Menuju Lokasi

Mobil Pribadi
Rute Solo - Karanganyar - Ngargoyoso - Candi Cetho, jalan sempit berliku dengan tanjakan tajam, disarankan kendaraan bertenaga besar.

Jam Operasional & Tiket

Estimasi Durasi Kunjungan

⏱️ 1-1,5 jam Musim Kemarau
HariJam BukaJam Tutup
Setiap Hari Hari ini 07:00 17:00
Senin 24 Jam -
KategoriHarga
Tiket Masuk Rp10.000

Biaya Tambahan

  • Parkir Motor — Rp2.000
  • Parkir Mobil — Rp5.000

Fasilitas & Aktivitas

Fasilitas

ToiletArea ParkirSpot Foto

Aktivitas

Belajar budayabelajar sejarah
🧒 Ramah Anak

🏛️ Cagar Budaya & Sejarah

Tahun Dibangun
1451-1470 Masehi
Era / Periode
Kerajaan Majapahit (masa Brawijaya V)

Tips Berkunjung

  • Pengunjung yang memakai celana pendek akan dipinjamkan kain poleng oleh petugas di gerbang sebagai syarat berpakaian sopan.
  • Bawa jaket karena suhu di ketinggian 1.400 mdpl cukup dingin, terutama pagi dan sore.
  • Hormati fungsi aktifnya sebagai tempat ibadah — perhatikan etika saat ada ritual sedang berlangsung.

FAQ

Apakah perlu menyewa pemandu di Candi Cetho?

Tidak wajib, namun beberapa pengunjung memilih pemandu lokal untuk memahami makna simbol-simbol di setiap teras karena banyak filosofi yang tidak tertulis jelas di papan informasi.

Informasi Tiket

Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.

Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *