Curug Gedhe

📢Bantu kami menyempurnakan informasi tentang Curug Gedhe dengan menjadi kontributor jelajahnegeri.com. Klaim destinasi wisata ini dan tambahkan gambar serta video anda
Air Terjun Wisata Alam DI Yogyakarta Tutup 16:00

Air terjun musiman setinggi sekitar 25-30 meter di perbatasan Sleman-Gunungkidul, dicapai lewat jembatan gantung tertinggi di Yogyakarta.

Curug Gedhe (dikenal juga sebagai Jurug Gedhe, Curug Gedhe Lemah Abang, Curug Pirba, atau Grojogan Njurug) berlokasi di Dusun Gambyong, Desa Ngoro-oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul — tepat di perbatasan Kabupaten Sleman dan Gunungkidul, tidak jauh dari kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 25-30 meter dengan kolam penampungan sedalam 2-3 meter di dasarnya.

Daya tarik utama selain air terjunnya sendiri adalah jembatan gantung yang harus dilalui pengunjung — diklaim sebagai jembatan gantung tertinggi di Yogyakarta, membentang di atas jurang sedalam 25-30 meter yang menghubungkan Kabupaten Sleman dan Gunungkidul. Curug Gedhe bersifat musiman, alirannya hanya muncul deras saat musim penghujan. Tak jauh dari sini (sekitar 5 menit jalan kaki menuruni jalan setapak) terdapat air terjun lain bernama Air Terjun Gembyong yang lebih kecil, sekitar 5-6 meter.

Jembatan Gantung Tertinggi di Jogja

Pengunjung harus melalui jembatan gantung yang membentang di atas jurang sedalam 25-30 meter sebelum mencapai air terjun.

Berbatasan Dua Kabupaten

Lokasinya tepat di perbatasan Sleman dan Gunungkidul, dengan jembatan gantung sebagai penghubung kedua wilayah.

Dua Air Terjun dalam Satu Kawasan

Selain Curug Gedhe, terdapat Air Terjun Gembyong yang lebih kecil sekitar 5 menit berjalan kaki dari lokasi.

Video

Sejarah

Dikenal dengan beberapa nama berbeda oleh masyarakat sekitar (Jurug Gedhe, Curug Gedhe Lemah Abang, Curug Pirba, Grojogan Njurug), menunjukkan air terjun ini telah lama dikenal warga lokal sebelum menjadi destinasi wisata yang lebih luas.

Daya Tarik

Air terjun musiman setinggi 25-30 meter dengan kolam penampungan di dasarnya, didahului pengalaman menyeberangi jembatan gantung tertinggi di Yogyakarta yang menawarkan pemandangan jurang dan hamparan sawah.

Keunikan

Satu dari sedikit air terjun DIY yang aksesnya melibatkan jembatan gantung ekstrem sebagai bagian dari pengalaman wisata, sekaligus menjadi penanda perbatasan dua kabupaten.

Lokasi & Akses

📍 Gunungkidul (perbatasan dengan Sleman) 🚗 sekitar 1-1,5 jam dari pusat Kota Yogyakarta

Dusun Gambyong, Desa Ngoro-oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (perbatasan dengan Kabupaten Sleman)

📍 Buka di Google Maps ↗

Cara Menuju Lokasi

Mobil Pribadi
Via Jl. Wonosari - Bukit Bintang - perempatan Patuk ambil kiri arah Ngoro-oro - Kelurahan Ngoro-oro - Tower Stasiun Televisi - Perempatan Nglanggeran - ambil kiri ke jalan desa - Desa Gambyong - parkiran. Dari parkir, lanjut melewati jembatan gantung dan jalan bambu menuju hutan, lalu turun lereng menuju air terjun.

Jam Operasional & Tiket

Estimasi Durasi Kunjungan

⏱️ 3-4 jam (termasuk trekking)
HariJam BukaJam Tutup
Setiap Hari Hari ini 07:00 16:00
KategoriHarga
Tiket Masuk Gratis

Fasilitas & Aktivitas

Aktivitas

wisata-air
Solo Traveler

💧 Info Perairan

🌊
Musiman
Debit Air

Tips Berkunjung

  • Datang saat musim hujan untuk melihat air terjun dalam kondisi debit maksimal — saat kemarau airnya bisa sangat minim atau kering.
  • Gunakan alas kaki yang kuat dan tidak licin karena medan menuju lokasi melewati hutan dan lereng yang cukup terjal.
  • Berhati-hati saat melintasi jembatan gantung, terutama bagi yang takut ketinggian.

FAQ

Apakah air terjun ini selalu ada airnya?

Tidak — Curug Gedhe bersifat musiman, alirannya hanya melimpah saat musim penghujan dan bisa sangat minim atau kering saat kemarau.

Informasi Tiket

Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.

Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *