Air Terjun Kedung Bendo

📢Bantu kami menyempurnakan informasi tentang Air Terjun Kedung Bendo dengan menjadi kontributor jelajahnegeri.com. Klaim destinasi wisata ini dan tambahkan gambar serta video anda
Air Terjun DI Yogyakarta Tutup

Air terjun dengan kolam hijau kebiruan dan spot foto alami dari susunan batu karang, kedalaman kolam hingga 2,5 meter.

Air Terjun Kedung Bendo berada di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, sekitar 1-2 jam perjalanan dari Yogyakarta. Air terjun ini merupakan bagian dari kawasan dengan beberapa air terjun berdekatan, tiga di antaranya sudah diberi nama: Curug Glimpang, Curug Ratmi, dan Curug Gandu — sementara beberapa lainnya belum diberi nama resmi.

Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki menyusuri jalan setapak tanah yang cukup licin saat basah. Daya tarik utamanya adalah kolam air berwarna hijau kebiruan dengan kedalaman bervariasi, hingga sekitar 2,5 meter di bagian terdalam, serta susunan batu karang kecil yang tertata rapi sebagai spot foto alami.

Kolam Hijau Kebiruan

Air berwarna hijau kebiruan yang terbentuk secara alami, dengan kedalaman bervariasi hingga 2,5 meter.

Spot Foto Batu Karang

Susunan batu karang kecil yang tertata rapi di sekitar air terjun jadi latar foto favorit pengunjung.

Bagian dari Kawasan Air Terjun Tersembunyi

Berdekatan dengan beberapa air terjun lain yang belum diberi nama di kawasan Desa Purwosari.

Video

Sejarah

1. Sejarah Geologi (berdasarkan kondisi kawasan)

Air Terjun Kedung Bendo berada di kawasan Pegunungan Menoreh, yang merupakan bentang alam tua hasil aktivitas vulkanik purba dan proses pengangkatan kerak bumi jutaan tahun lalu. Air terjun ini kemungkinan terbentuk melalui proses alami berikut:

  • Aliran sungai mengikis lapisan batuan yang memiliki tingkat kekerasan berbeda.
  • Bagian batuan yang lebih lunak terkikis lebih cepat sehingga terbentuk undakan atau tebing.
  • Air yang mengalir terus-menerus kemudian menciptakan air terjun beserta kolam alami (kedung) di bagian bawahnya.
  • Proses erosi ini masih berlangsung hingga sekarang sehingga bentuk tebing dan kolam dapat berubah secara perlahan dalam jangka waktu yang sangat panjang.

2. Sejarah Pemanfaatan sebagai Objek Wisata

Informasi yang lebih banyak ditemukan justru berkaitan dengan perkembangan wisatanya.

  • Dahulu kawasan Kedung Bendo hanya dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai bagian dari aliran sungai dan lokasi untuk mandi atau mencari ikan.
  • Seiring meningkatnya minat terhadap wisata alam di Kecamatan Girimulyo, masyarakat mulai membuka akses menuju lokasi.
  • Pengembangan dilakukan secara swadaya oleh warga dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dengan membangun jalur menuju air terjun, area parkir, gazebo, serta fasilitas sederhana.
  • Popularitasnya meningkat setelah banyak foto dan video pengunjung beredar di media sosial sekitar awal dekade 2020-an.

Asal-usul nama “Kedung Bendo”

Belum ada penjelasan resmi mengenai asal nama ini. Namun secara etimologi Jawa:

  • Kedung berarti bagian sungai yang dalam atau kolam alami.
  • Bendo dapat merujuk pada nama pohon bendo (Artocarpus elasticus) yang dahulu banyak tumbuh di sekitar lokasi, atau nama tempat yang telah digunakan masyarakat setempat sejak lama.

Daya Tarik

  • Air terjun masih alami dengan suasana hutan yang sejuk.
  • Memiliki kolam alami berwarna hijau kebiruan di bawah air terjun.
  • Terdapat bebatuan yang menjadi spot foto favorit.
  • Aliran air relatif tidak terlalu deras pada kondisi normal sehingga banyak pengunjung bermain air atau berenang.
  • Di kawasan ini terdapat beberapa air terjun lain seperti Curug Glimping, Curug Ratmi, dan Curug Gandu.

Keunikan

Berada dalam kawasan yang memiliki beberapa air terjun lain yang belum bernama, menjadikannya area eksplorasi yang masih terus berkembang.

Lokasi & Akses

📍 Kulon Progo 🚗 1-2 jam dari pusat Kota Yogyakarta

Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

📍 Buka di Google Maps ↗

Cara Menuju Lokasi

Mobil Pribadi
Dari Jogja sekitar 1-2 jam tergantung lalu lintas, menuju Desa Purwosari, Girimulyo, lalu dilanjutkan jalan kaki dari area parkir menyusuri jalan setapak tanah.

Jam Operasional & Tiket

Estimasi Durasi Kunjungan

⏱️ 2-3 jam
HariJam BukaJam Tutup
Setiap Hari Hari ini 07:00 16:00
KategoriHarga
Tiket Masuk Gratis

Biaya Tambahan

  • Parkir Motor — Rp2.000
  • Parkir Mobil — Rp5.000

Fasilitas & Aktivitas

Aktivitas

BerenangtrekkingBermain AirFotografiHiking / Trekking
PasanganSolo TravelerRombongan/Grup

💧 Info Perairan

🌊
Sepanjang Tahun
Debit Air
🤿
2.5 m
Kedalaman

Tips Berkunjung

  • Jalan setapak menuju lokasi berupa tanah yang licin terutama setelah hujan — gunakan alas kaki anti-slip.
  • Belum ada warung di sekitar kawasan, bawa bekal makanan dan minuman sendiri.
  • Awasi anak-anak dan yang tidak bisa berenang karena kolam terdalam mencapai 2,5 meter.
⚠️
Aturan/Larangan:
  • Dilarang membuang sampah sembarangan. Seluruh sampah sebaiknya dibawa kembali atau dibuang pada tempat yang telah disediakan.
  • Dilarang merusak vegetasi maupun bebatuan alami, termasuk mencoret-coret batu atau fasilitas wisata.
  • Dilarang berenang saat debit air meningkat atau ketika hujan deras turun di sekitar kawasan, karena berpotensi terjadi arus deras dan banjir kiriman.
  • Dilarang memanjat tebing atau bagian air terjun yang licin dan berbahaya.
  • Dilarang melompat ke kolam tanpa mengetahui kedalaman maupun kondisi dasar kolam.
  • Dilarang membawa minuman keras atau mengonsumsi narkotika selama berada di kawasan wisata.
  • Dilarang membuat api unggun atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran tanpa izin pengelola.
  • Dilarang mengganggu satwa liar atau mengambil flora dari kawasan sekitar air terjun.
  • Dilarang melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengunjung lain, termasuk bercanda berlebihan di area bebatuan yang licin.
  • Dilarang membawa pulang batu, tanaman, atau unsur alam lainnya dari kawasan wisata.

Informasi Tiket

Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.

Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *