Candi Hindu yang ditemukan tertimbun 6,5 meter di bawah tanah akibat lahar Merapi, kini diakses dengan menuruni tangga.
Candi Sambisari ditemukan secara kebetulan oleh seorang petani saat mencangkul tanah pada tahun 1966. Saat ditemukan, candi ini sudah tertimbun pasir dan bebatuan lahar Gunung Merapi sedalam 6,5 meter, sehingga kini posisinya berada jauh di bawah permukaan tanah sekitar dan pengunjung perlu menuruni tangga untuk mencapainya.
Candi Hindu beraliran Syiwa ini diperkirakan dibangun pada awal abad ke-9 oleh Rakai Garung dari Wangsa Syailendra. Ekskavasi menghasilkan temuan penting berupa arca Mahakala, arca Nandiswara, lempengan emas berinskripsi, dan berbagai artefak kuno lainnya yang kini sebagian disimpan di museum.
Posisi Terpendam
Candi berada sekitar enam meter di bawah permukaan tanah sekitar, dikelilingi taman berundak menuju ke bawah.
Tiga Candi Perwara
Candi induk didampingi tiga candi perwara (pendamping) di area pagar dalam.
Sejarah
1. Masa Pembangunan (Abad ke-9 M)
-
Kerajaan Mataram Kuno: Candi ini dibangun pada abad ke-9 Masehi, yaitu pada masa pemerintahan Raja Rakai Garung dari Wangsa Sanjaya yang merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno.
-
Fungsi Keagamaan: Sebagai candi Hindu aliran Siwa, di dalam candi utama terdapat Lingga dan Yoni (simbol kesuburan dan penyatuan Dewa Siwa dengan Dewi Parwati). Di bagian luar bilik candi juga ditemukan arca-arca pendukung seperti Arca Ganesa, Arca Durga Mahisasuramardhini, Arca Agastya, serta arca penjaga pintu Mahakala dan Nandiswara.
2. Tertimbun Letusan Gunung Merapi
-
Bencana Purba: Diperkirakan pada awal abad ke-11 (sekitar tahun 1006 M), Gunung Merapi meletus hebat dan memuntahkan material vulkanik berupa pasir, batu, serta lahar dingin dalam jumlah masif.
-
Letusan tersebut menimbun seluruh kompleks Candi Sambisari hingga kedalaman sekitar 6,5 hingga 7 meter di bawah permukaan tanah, sehingga candi ini hilang dari peradaban dan tersembunyi selama ratusan tahun.
3. Penemuan Tidak Sengaja (Tahun 1966)
-
Ditemukan Petani: Pada tahun 1966, seorang petani bernama Arjo Wiyono sedang mencangkul di ladangnya. Saat mencangkul, cangkulnya membentur sebuah benda keras berupa batuan berpahat yang ternyata merupakan bagian dari reruntuhan candi.
-
Penemuan ini langsung dilaporkan kepada pihak berwenang, yang kemudian ditindaklanjuti oleh dinas purbakala dengan melakukan ekskavasi atau penggalian besar-besaran untuk mengangkat struktur bangunan candi yang terpendam.
4. Proses Pemugaran
-
Setelah proses penggalian dan penelitian yang cukup panjang untuk merangkai kembali ribuan batu vulkanik hitam yang berserakan, proyek pemugaran besar-besaran dilaksanakan.
-
Pemugaran kompleks Candi Sambisari akhirnya resmi rampung dan selesai pada tanggal 23 Maret 1987.
Daya Tarik
Daya tarik candi sambisari sleman terletak pada posisi candi yang berada di cekungan bawah tanah. Dikelilingi pagar batu berlapis dan taman rapi, memberi pengalaman visual berbeda dari candi-candi lain di Yogyakarta.
Keunikan
Lokasi & Akses
Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Cara Menuju Lokasi
Jam Operasional & Tiket
Estimasi Durasi Kunjungan
| Hari | Jam Buka | Jam Tutup |
|---|---|---|
| Setiap Hari Hari ini | 08:00 | 17:00 |
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Tiket Masuk | Rp5.000 |
Biaya Tambahan
- Parkir Motor — Rp2.000
Fasilitas & Aktivitas
🏛️ Cagar Budaya & Sejarah
Tips Berkunjung
- ✅Perhatikan anak tangga menuju ke bawah candi, gunakan alas kaki yang tidak licin.
-
Menginjak atau Menduduki Batuan Candi: Dilarang keras memanjat, menduduki, atau menginjak struktur bangunan candi karena batuan purbakala tersebut sangat rapuh dan dilindungi.
-
Membuang Sampah Sembarangan: Pengunjung wajib menjaga kebersihan area candi dan dilarang membuang sampah sembarangan di sekitar komplek situs.
-
Makan dan Minum di Area Utama Candi: Biasanya tidak diperkenankan makan, minum, atau merokok tepat di area pelataran maupun struktur utama candi untuk menghindari tumpahan atau kotoran yang dapat merusak situs.
-
Melakukan Vandalisme: Dilarang mencoret-coret, mengukir, atau merusak bagian batu candi maupun fasilitas yang ada di sekitar kawasan wisata.
-
Berbuat Sesuatu yang Melanggar Norma: Dilarang melakukan tindakan asusila, berkata atau bersikap tidak sopan, serta melakukan aktivitas yang melanggar norma setempat karena candi juga dianggap sebagai tempat yang sakral dan dihormati.
FAQ
Kenapa Candi Sambisari posisinya ada di dalam tanah?
Candi Sambisari terletak sekitar enam meter di bawah permukaan tanah karena tertimbun oleh material vulkanik akibat letusan Gunung Merapi di masa lampau.
Berapa harga tiket masuk ke Candi Sambisari?
Harga tiket masuk ke kawasan candi ini sangat terjangkau, biasanya hanya berkisar belasan ribu rupiah per orang.
Jam berapa Candi Sambisari mulai buka untuk umum?
Candi Sambisari umumnya buka setiap hari mulai pagi hari sekitar pukul 08.00 hingga sore hari pukul 17.00 WIB.
Bagaimana rute akses jalan menuju lokasi candi dari pusat kota?
Lokasinya berada di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dan dapat dengan mudah diakses menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan waktu tempuh sekitar 20-30 menit dari pusat kota.
Fasilitas apa saja yang sudah tersedia di sekitar area candi?
Area wisata ini sudah dilengkapi dengan fasilitas umum yang memadai seperti area parkir yang luas, toilet, mushola, serta taman yang tertata rapi.
Sumber Referensi
Destinasi Terdekat
Informasi Tiket
Saat ini jelajahnegeri.com belum melayani pembelian tiket online. Harga yang tercantum di atas hanya bersifat informasi.
Kontak admin belum tersedia untuk destinasi ini.